Pages

Tuesday, November 19, 2013

Berapa Besar Bonus Akhir Tahun yang akan Anda Terima Kali ini ?

  • Written by Yodhia Antariksa
  • Posted December 19, 2011 at 12:00 am
Dua minggu lagi, tahun ini segera akan berakhir. Bagaimana kira-kira pencapaian target profit dan penjualan yang telah ditetapkan oleh kantor Anda? Jawaban atas pertanyaan ini penting, sebab biasanya akan amat menentukan jawaban pertanyaan berikutnya : jadi, berapa kira-kira bonus akhir tahun yang akan sampeyan terima?
Bonus. Ah, sebuah kata yang pendek namun amat dinanti oleh para pekerja yang selama 12 bulan penuh telah berjibaku, memberikan karya terbaik untuk perusahaan. Setelah keringat dicucurkan dan segenap energi dibentangkan, wajar dong jika pihak manajemen memberikan imbalan balik yang layak berupa bonus yang gede.
Sejatinya, bonus memang merupakan salah satu siasat keren untuk mempertahankan talenta-talenta terbaik. Bonus juga salah satu mekanisme untuk melakukan profit sharing yang telah diraih oleh perusahaan. Bonus adalah kata sakti yang akan membuat kalimat “our best asset is our great employee” menemukan arti yang paling sesungguhnya (dan bukan sekedar lips service belaka).
Di pagi bulan Desember yang ceria ini, mari kita sejenak menghitung-hitung berapa bonus yang layak Anda terima.
Cara yang paling lazim digunakan untuk membagikan bonus adalah dengan mengalokasikan persentase tertentu dari net profit untuk bonus karyawan. Berapa persentase yang layak? Tak ada angka pasti disini. Biasanya perusahaan mengalokasikan angka 10 % dari net profit untuk bonus karyawannya; meskipun banyak yang membagikan bonus hanya 5 % dari net profit (alasannya : kan yang punya perusahaan saya, jadi bonusnya ya terserah saya dong. Masih mending di-kasih. Doh).
Saya kira, 10% (dari net profit) adalah angka minimal yang sebaiknya dibagikan sebagai bonus. Contoh : ada salah satu perusahaan di bidang finance yang tahun lalu mendapatkan net profit 500 milyar, dan kemudian mengambil kebijakan membagi 10 %-nya (atau 50 milyar) kepada para karyawannya. Setelah dihitung-hitung, jadinya setiap karyawan rata-rata mendapatkan bonus 5 kali gaji (lumayan banget).
Metode persentase akan bagus kalau memang kantor tempat Anda bekerja memiliki skala yang cukup besar, sehingga mampu menghasilkan net profit yang besar pula (katakanlah minimal 100 milyar/tahun). Kalau perusahaannya kecil (sudah begitu, karyawannya banyak), dan net profit hanya Rp 10 milyar, maka kue yang akan dibagi sebagai bonus tentu akan makin kecil (dan dibagi oleh banyak karyawan pula).
Pada sisi lain, ada juga beberapa perusahaan yang sangat agresif dalam memberikan bonus. Ini disebabkan mereka menggunakan strategi : gaji standar-standar saja, tapi bonus sangat besar. Dengan kata lain, rata-rata gaji yang diberikan perusahaan tidaklah begitu legit, dan kemudian hal ini dikompensasikan dengan pembagian bonus yang fantastis.
Contohnya : ada dua klien saya yang menerapkan strategi diatas. Gaji rata-rata manajer mereka mungkin hanya 12 jutaan/bulan (ndak begitu tinggi untuk ukuran manajer). Namun di akhir tahun, biasanya mereka memberikan bonus hingga 10 kali gaji (bujubuneng).
Jadi minggu depan, para manajer itu akan menerima bonus cash senilai 120 juta-an (dan kemudian ramai-ramai bisa langsung cabut ke Singapore atau Hongkong untuk merayakan tahun baru. Busyet dah. Mereka bilang : Hey, kami cuman menerapkan slogan : Work Hard. Play Hard).
Pada prakteknya tidak banyak kisah manis seperti diatas. Sebagian besar perusahaan mungkin hanya memberikan 2,5% dari net profit untuk bonus karyawan, bahkan banyak yang tidak memberikan sama sekali (hadoh).
Saya sendiri agak heran melihat banyak perusahaan yang demikian pelit dalam membagikan bonus. Sebab sekali lagi, bonus adalah kata sakti yang akan membuat kalimat “sinergi dan kebersamaan” mendapatkan makna yang sejati.
Tanpa pembagian bonus yang memadai (sebagai tanda profit sharing yang tulus), maka kata-kata seperti “together we grow our business” atau “we are the best” dan blah-blah lainnya, hanya akan menjadi slogan yang full of bullshit. Slogan manis itu hanya akan menjadi propaganda yang “penuh kepalsuan” – yang hanya akan membikin pemilik bisnis makin kaya, sementara para karyawannya tetap terlunta dalam kenestapaan.
Namun, jangan bersedih teman. Hidup harus terus dilanjutkan dengan penuh optimisme. Mari kita bersulang kopi hangat untuk merayakan kenestapaan ini.
Photo credit by : Tomasito @flickr.com
- See more at: http://strategimanajemen.net/2011/12/19/berapa-besar-bonus-akhir-tahun-yang-akan-anda-terima-kali-ini/#sthash.AG1Mmpel.dpuf

Tuesday, September 3, 2013

Tingkatan Processor Intel dan AMD

Teknologi komputer semakin bertambah canggih seiring dengan perubahan zaman. Semakin lama, semakin tinggi spesifikasi yang ditawarkan salah satu pembuat processor yang paling terkenal di dunia, INTEL. Berikut ini adalah tingkatan/level processor Intel dari tahun ke tahun, yang semakin lama semakin canggih, dimana secara garis besar (umum) dimulai dari Intel pentium 1-4, dual core, core 2 duo, core i3, i5, sampai yang paling mutakhir kini i7.

Berikut ini adalah perkembangan teknologi INTEL pada tahun 1980-1990 an :

-Processor seri MCS4
-Processor 8 bit i8008
-Processor 8085
-8086-8088 Microprocessor
-286 Microprocessor
-Intel386™ Microprocessor
-Intel486™ DX CPU Microprocessor
-Intel® Pentium® Processor
-Intel® Pentium® Pro Processor
-Intel® Pentium® II Processor
-Intel® Pentium II Xeon® Processor
-Intel® Celeron® Processor
-Intel® Pentium® III Processor
-Intel® Pentium® III Xeon® Processor

Berikut ini adalah perubahan besar dari INTEL Processor pada tahun 2000 an :

-Intel® Pentium® 4 Processor
-Intel® Xeon® Processor
-Intel® Itanium® Processor
-Intel® Itanium® 2 Processor
-Intel® Pentium® M Processor
-Intel Pentium M 735/745/755 processors
-Intel E7520/E7320 Chipsets
-Intel Pentium 4 Extreme Edition 3.73GHz
-Intel Pentium D 820/830/840
-Intel Dual Core
-Intel Core 2 Duo
-Intel Core 2 Quad Q6600

Berikut ini adalah teknologi terbaru INTEL processor 2010 hingga sekarang :

-Intel® Core™ i5 vPro™ processor
-Intel® Core™ i5 vPro™ processor
-Intel® Core™ i7 vPro™ processor
-Intel® Core™ i7 vPro™ processor
-Intel® Core™ i3 processor
-Intel® Core™ i5 processor
-Intel® Core™ i7 processor
-Intel® Core™ i7 processor Extreme Edition

Sementara untuk processor AMD adalah berikut ini :

-AMD K5
-AMD K6
-AMD Duron
-AMD Athlon
-AMD Athlon 64
-AMD Athlon 64Fx
-AMD Sempron
-AMD 64 X2 Dual Core
-AMD Opteron
-AMD Cadiz
-AMD Turion

Demikian tingkatan level processor INTEL dan AMD. Tapi, processor bukanlah satu-satunya penentu kecepatan/kekuatan sebuah komputer. Masih ada beberapa indikator lain, seperti kapasitas RAM, Harddisk, VGA card, L2 Chace, Clock Speed/GHz, sampai level OS yang dipakai (Windows Home/XP, Windows 7, Windows 8, Linux).

source : http://universal.hermantan.com

Monday, September 2, 2013

Cara Mudah Mengeluarkan Racun Di Tubuh

Racun di dalam tubuh pasti ada di setiap tubuh manusia dengan mudahnya masuk yang disebabkan oleh asap kendaraan, asap rokok, makan-makanan yang mengandung zat pengawet dan lain-lain. Tentu, racun di dalam tubuh ini tidak dikehendaki karna dapat menyababkan mudah terserang berbagai macam penyakit. dan tentunya manusia akan mencari cara untuk mengeluarkan racun di dalam tubuh nya. Mungkin orang berpendapat cara nya pasti sulit namun ternyata mudah.
Berikut adalah "Cara Mudah Mengeluarkan Racun di Tubuh". Bantu tubuh Anda mengeluarkan racun tanpa harus melakukan diet detoks.

1. Minum air putih
Setidaknya 2 liter setiap harinya, cara ini cukup mudah untuk mengluarkan racun. Ini membantu Anda mendapatkan energi yang diperlukan tubuh dan memaksa hati dan ginjal untuk membuang racun. selain dapat mengeluarkan racun dalam tubuh kita, air putih pun dapat meningkatkan fungsi otak, menjaga berat badan, menyehatkan tulang, membuat kulit jadi sehat dll

2. Olahraga secara teratur
Berkeringat adalah cara terbaik dan termudah untuk mengeluarkan racun di tubuh. Selain itu, berolahraga juga bisa menguatkan detak jantung dan memberi oksigen ke dalam tubuh.

3. Banyak konsumsi buah-buahan
Buah-buahan pada umumnya juga berperan penting dalam proses detoksifikasi alami. Buah dan sayur selain mengandung banyak vitamin juga mengandung serat yang dapat mengikat zat-zat racun yang tidak dibutuhkan oleh tubuh lalu mengeluarkan nya melalui feses. Temukan cara mudah detoksifikasi tubuh dengan mengkonsumsi stroberi, asparagus, aprikot, rhubab, brokoli, air kelapa, jus labu, teh hijau, atau jus jeruk.

4. Mengunyah dengan pelan
Mengunyah makanan secara perlahan mengizinkan air liur untuk bekerja memproses racun pada makanan. Dengan begitu maka sistem pencernaan semakin baik sehingga tidak menyimpan lemak terlalu lama di dalam tubuh.

5. Rajin minum vitamin C
Kedengarannya sepele, tetapi vitamin ternyata punya banyak manfaat untuk tubuh kita. Selain mengandung antioksidan, vitamin C juga membantu tubuh memproduksi glutathione, senyawa hati yang mampu mengeluarkan racun dalam tubuh.
 
Source : www.jelajahunik.us

Friday, August 30, 2013

3 Cara Mereguk Keuntungan dari Investasi Emas Batangan



Alhamdulillah hari-hari ini antusiasme masyarakat untuk menabung emas makin tinggi dan terus tumbuh. Naik ataupun turunnya harga emas tidak lagi banyak berpengaruh terhadap antusiasme masyarakat, yang terjadi malah kelangkaan stok emas batangan Antam. Di tengah antusiasme yang begitu besar tersebut, mungkin terdapat golongan ‘gelap mata’, ikutan-ikutan membeli emas batangan namun sesudahnya galau bagaimana memaksimalkan investasi emas ini.
Bagi Anda yang terlanjur ikut-ikutan, kami sampaikan selamat ! Karena Anda telah terbawa arus yang insya Allah baik. Terlanjur ikut arus yang baik ini mari kita maksimalkan dengan cermati kompas Anda dan memahami bagaimana mereguk keuntungan dari investasi emas ini.
Dalam pandangan kami, paling tidak ada 3 cara bagaimana mereguk keuntungan dari investasi emas batangan ini.

Cara pertama adalah cara yang menganut prinsip beli di saat harga emas murah dan menjualnya kembali di saat harga emas tinggi. Cara ini memperoleh keuntungan dari selisih harga emas ketika beli dan jual.

Diantara turunan dari cara pertama ini adalah dengan beli emas terus digadai, uang hasil gadai dibelikan emas lagi, begitu seterusnya dan kemudian ‘dipanen’ ketika harga emas sudah cukup tinggi untuk menutupi biaya-biaya gadai tersebut dan mendapatkan sedikit kelebihan. Tentu saja kita bisa memperoleh keuntungan dari cara pertama ini, namun energi dan pikiran yang dibutuhkan cukup besar karena kita mesti detil melakukan kalkulasi agar senantiasa tepat kapan mesti beli dan kapan mesti jual. Anda bisa mencoba cara pertama ini, namun kalau merasa kurang cocok, kita masih punya cara kedua dan ketiga untuk mereguk keuntungan dari investasi emas batangan. Lanjut.

Cara kedua adalah memanfaatkan emas batangan untuk membackup rencana keuangan kita di masa depan. Cara kedua ini sudah sering kami bahas, diantaranya adalah mengenai penyiapan dana pendidikan dan rencana naik haji/umroh dengan memanfaatkan emas.

Secara inti, cara kedua ini mengajak kita untuk mengkalkulasi kebutuhan rencana kita di masa depan dalam rupiah, kemudian mengkonversikan jumlah rupiah yang dibutuhkan tadi ke dalam emas batangan. Dengan asumsi kenaikan nilai emas yang 20% per tahun, maka insya Allah segala rencana kita di masa depan bisa kita ‘amankan’ dengan bantuan emas. Asal kita disiplin dalam menyiapkannya. Cara kedua ini adalah termasuk cara mereguk keuntungan dari investasi emas batangan yang kami sarankan. Kita menabung emas untuk ‘mengamankan’ hari esok, tentu sesuai kebutuhan kita saja, tidak berlebihan. Hasilnya memang tidak langsung bisa kita dapatkan, namun untuk masa yang akan datang insya Allah kita baru akan merasakan manfaatnya. Prinsipnya berakit-rakit ke hulu berenang-renang ke tepian.
Cara ketiga menganut prinsip memanfaatkan emas untuk pengelolaan aset dan modal (capital) kita. Dengan bantuan gadai emas syariah, kita memanfaatkan emas kita untuk melakukan pembiayaan atas pembelian aset dan atau pembiayaan atas modal usaha yang kita perlukan.

Contohnya nyatanya begini; seorang kawan kami yang mempunyai dana cash yang cukup untuk membeli mobil baru secara tunai, namun dia lebih memilih menggunakan dana cash tersebut untuk membeli emas batangan, kemudian emas batangan tersebut digadaikan ke bank syariah dan uang hasil gadainya baru dibelikan mobil. Dalam perhitungan dan skenario yang kami rencanakan, setelah 3 tahun kawan ini akan mempunyai mobil dan masih mendapatkan emas batangan sejumlah 175gr. Lumayan bukan?

Contoh lainnya adalah seorang kawan yang pengusaha, dimana setiap dia memperolah dana yang cukup besar, dia konversikan dana tersebut ke dalam emas batangan. Kemudian emas batangan tersebut digadaikan yang mana uang hasil gadai tersebut dia manfaatkan untuk mendorong perputaran bisnisnya. Hasil dari perputaran bisnisnya, dia gunakan untuk membayar biaya gadai dan menebus emas batangannya. Yang perlu diperhatikan pada cara ketiga ini adalah kita mesti memahami dan mengkalkulasi secara cermat kemampuan kita untuk membayar biaya gadai dan biaya menebus emas batangan yang kita gadaikan.  Cara ketiga ini adalah cara cerdas memanfaatkan investasi emas batangan yang kami sarankan karena dengan menempuh cara ketiga ini emas batangan yang kita punya tidak hanya ‘nganggur’ di ruang penyimpanan, namun berefek nyata dalam memutarkan roda ekonomi.


Cara mana Anda pilih tentu terserah Anda. Yang pasti mari manfaatkan investasi emas batangan kita untuk sebesar-besarnya manfaat yang mampu kita reguk, buat kita dan masyarakat sekitar kita.
Selamat mencoba! 

source : http://odnv.co.id

Monday, August 19, 2013

  Macam-Macam Jenis Tes psikologi 

1.Tes Intelektual, terdiri dari : - CFIT (Culture Fair Intelegence Test) = untuk mengungkap kemampuan mental umum - TIU (Tes Intelegensi Umum) = untuk mengungkap kemampuan mental umum - TKD (Tes Kemampuan Dasar) = untuk mengukur kemampuan dasar individu - AA (Army Alpha) = untuk mengetahui daya tangkap / daya konsentrasi orang - ADKUDAG (Administrasi dan Keuangan) = untuk mengetahui kemampuan administrasi dan keuangan - IST (Tes inteligensi) yang terdiri dari 9 subtes didasarkan pada anggapan bahwa strutktur inteligensi tertentu cocok dengan pekerjaan atau profesi tertentu.

  2.Tes Kepribadian - EPPS (Edwards Personal Preference Schedule) = untuk mengukur kepribadian orang dilihat dari kebutuhan-kebutuhan yang mendorongnya (16 faktor) - DAM&BAUM = Draw A Man Tes (Tes Gambar Orang) ; untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja - WARTEGG = untuk mengetahui emosi, imajinasi, intelektual dan aktifitas subjek - Tes Pauli = untuk mengukur sikap kerja dan prestasi kerja (daya tahan, keuletan, sikap terhadap tekanan, daya penyesuaian, ketekunan, konsistensi, kendali diri) - KRAEPLIEN = untuk mengungkap ketelitian,kecepatan, kestabilan dan ketahanan kerja - RM (The Rothwell Miller) = untuk mengetahui minat seseorang terhadap jenis pekerjaan - PAPI Kostick = untuk menjabarkan kepribadian dalam 20 aspek yang masing-masing mewakili need atau role tertentu, tinggi rendahnya need atau role tertentu mempunyai arti yang spesifik. Konfigurasi yang diperoleh adalah gambaran dari pilihan testee yang bermuatan need atau role; dan dibandingkan dengan need atau role lain dalam keseluruhan sistem kepribadian berdasarkan persepsi testee atas dirinya sendiri.

  *. Wartegg Test Pernahkah anda ikut psikotest dan disuruh menggambar atau melengkapi gambar delapan kotak diatas (Wartegg Test) Pada saat Anda menjalankan Wartegg Test, Anda akan diberi selembar kertas yg berisi 8 kotak yg ada stimulus2 nya, kemudian Anda akan diberikan perintah untuk melengkapi dari gambar yg ada di kotak tersebut.
Isi dari masing2 gambar :
 gbr 1. berupa titik ditengah kotak : ini menyangkut hal2 yg berhubungan dengan penyesuaian diri yaitu bagaimana seseorang menempatkan diri dlm lingkungan gbr
2. berupa ~ tp berada di kotak sebelah kiri : menunjukkan fleksibilitas perasaan. gbr 3. berupa 3 garis horisontal dr pendek, sedang tinggi sejajar: mengukur hasrat untuk maju/ ambisi gbr 4. berupa kotak kecil di sebelah kanan : mengukur bagaimana seseorang mengatasi kesulitan gbr 5. seperti huruf T tp miring (susah gambarin nya) : mengukur bagaimana cara bertindak. gbr 6. berupa garis horisontal ; vertikal : mengukur cara berpikir / analisa; sintesa gbr 7. berupa titik2 : menyangkut kehidupan dan perasaan ( apakah sudah stabil, kekanakan) gbr 8. berupa lengkungan : mengenai kehidupan sosial/ hubungan sosial Jika anda pernah bertanya-tanya apa fungsi test melengkapi gambar diatas dan apakah test diatas sebenarnya adalah untuk mencari tahu siapa diantara peserta yang paling pintar menggambar.

       Ternyata test diatas bukan untuk mengetahui kemampuan menggambar Anda melainkan hal tersebut merupakan salah satu cara dari beberapa cara yang lain yang digunakan oleh psikolog untuk mengetahui kepribadian Anda dari cara Anda menggambar. Test Wartegg mengharuskan peserta untuk melengkapi gambar yang terdiri dari 8 gambar, 4 diantaranya berupa garis lurus (Gambar I IV, V, dan VI) dan empat lainnya berupa garis lengkung (Gambar I, II, VII, VIII). Menurut informasi dari buku, internet menyatakan bahwa garis melengkung sebaiknya diisi dengan mahkluk hidup dan garis lurus diisi dengan benda mati. Apakah ini benar ? Selain itu menurut informasi yang didapat juga menyatakan, dari cara Anda menggambar akan terlihat apakah Anda seorang yang keras kepala, tidak terorganisir,dll. Semuanya terlihat dari kebersihan, kerapian, tekanan pensil dan sebagainya. Test ini juga mampu untuk mengungkapkan kemampuan IQ anda, dari hasil apa yang Anda gambar.

  * BAUM TestDraw A Man Tes (Tes Gambar Orang)
             untuk mengetahui tanggung jawab, kepercayaan diri, kestabilan dan ketahanan kerja. BAUM Test termasuk dlm test Grafis. Mungkin Anda pernah menjalani test dimana Anda diberi kertas kosong dan diminta untuk menggambar pohon, dan dikertas lainnya diminta menggambar orang. Yang dinilai bagus atau tidaknya gambar tersebut, melainkan besar-kecil gambar, tarikan garis (tegas atau tidak atau patah2), letak gambar (kanan-kiri, atas-bawah, atau center). Biasanya Anda juga diminta untuk memberikan keterangan pohon apa yang digambar, kalau orang ( dia lagi melakukan apa dan jenis kelaminnya apa). Tiap2 gambar ada artinya

  * Tes KRAEPPELIN dan PAULI
            tdk ada perbedaa  semua berisikan kertas dan angka yg membedakan hanya cara dan jumlah isinya dan KRAEPPELIN memiliki jumlah deret angka yg lbh banyak, biasanya sang psikolog hanya menginstruksikan “pindah” pada waktu tertentu dan berbeda2 utk melihat daya tahan otak dan konsistensi. Pada saat Anda menjalankan test ini pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana para psikolog itu memeriksa hasil test ? Karena tulisan yang dibuat mungkin kecil, berantakan, dan banyak. Ternyata dari informasi yang didapat dari buku, internet dan orang-orang psikolog bahwa mereka mempunyai teknik tertentu dalam memeriksa hasil test ini, yaitu dengan mengabaikan kolom2 tertentu dan mengecek kolom2 tertentu juga.Namun demikian, tes psikolog hanyalah merupakan suatu alat buatan manusia untuk mengetahui kepribadian seseorang secara umum saja. (Menurut saya taksiran).

            Kesimpulan yang dihasilkannya boleh jadi berbeda dengan kepribadian yang sesungguhnya. Hal ini diakui oleh para psikolog sendiri bahwa tidak ada satu pun tes di dunia ini yang benar-benar akurat dapat menilai kemampuan dan kepribadian seseorang. Psychology Today Edwards Personal Preference Schedule (EPPS) digunakan untuk mengukur rating individu dalam lima belas kebutuhan normal atau motif. Di EPPS ada sembilan pernyataan yang digunakan untuk setiap skala. Peringkat keinginan sosial telah dilakukan untuk setiap item, dan pemasangan item upaya untuk mencocokkan item desirabilitas sosial kira-kira sama. The EPPS telah dirancang terutama untuk konseling pribadi, tetapi telah menemukan jalan ke perekrutan juga. The EPPS sangat cocok untuk tujuan ini. Menggambar-A Person-Test (DAP, tes DAP, atau Goodenough-Harris Draw-A Person-Test) digunakan untuk mengevaluasi anak-anak dan remaja untuk berbagai keperluan. Untuk mengevaluasi intelijen, pengawas tes menggunakan Draw-a-Person. Tujuan dari tes ini adalah untuk membantu para profesional dalam menyimpulkan tingkat kognitif anak-anak dengan perkembangan pengaruh sedikit atau tidak ada faktor-faktor lain seperti hambatan bahasa atau kebutuhan khusus.
          PAPI (Kepribadian dan Inventarisasi Preferensi) adalah ukuran kepribadian yang dirancang khusus untuk mencari perilaku dan preferensi yang sesuai dengan tempat kerja. Ini adalah instrumen, tempat kerja terapan dan ini tercermin oleh model konseptual kepribadian berusaha untuk mengukur. Timbangan Peran PAPI mengukur persepsi individu terhadap dirinya sendiri dalam lingkungan kerja dan melihat bidang-bidang seperti perencanaan integratif dan perhatian terhadap detail. Timbangan Kebutuhan menyelidiki
kecenderungan lebih melekat perilaku individu seperti kebutuhan milik kelompok dan menyelesaikan tugas.

         PAPI tersedia dalam dua format yang berbeda: PAPI-I dan PAPI-N. PAPI-I dikenali dari cara yang menyajikan pertanyaan dalam format paksa-pilihan. PAPI-I sehingga cocok untuk situasi penilaian yang tidak memerlukan perbandingan penilaian dan di mana individu lebih mungkin untuk menghargai manfaat dari menampilkan diri jujur, seperti pengembangan karir, pengembangan pribadi, Coaching dan mentoring,

        Konseling, diagnosis Kerja masalah, Team building , Mengidentifikasi kebutuhan pelatihan. PAPI-N dikenali dari cara menyajikan pertanyaan sebagai pernyataan tunggal, masing-masing disertai dengan skala penilaian. Kuesioner normatif cocok untuk situasi di mana penilaian ada kebutuhan untuk membuat penilaian tentang seseorang untuk membandingkan mereka dengan orang lain. PAPI-N dengan demikian cocok untuk situasi yang memerlukan penilaian komparatif penilaian harus dibuat tentang orang-orang dan di mana, sebagai konsekuensinya, individu mungkin akan melihat manfaat dari menampilkan diri dalam cahaya terbaik, seperti pemilihan antara calon untuk posting, pencocokan kandidat terhadap 'template' a PAPI untuk pekerjaan tertentu Sumber Macam-macam Jenis tes psikologi untuk tes lowongan pekerjaan

SUMBER
http://www.terbaca.com/2011/10/macam-macam-jenis-tes-psikologi-untuk.html

Friday, May 24, 2013

Dimana Menu Recent Items / Recent Documents di Windows 7 ?

Begitu banyak kerjaan, begitu banyak file harus dibuka dalam seminggu,, hari senin berikutnya lupa deh gw kemaren gw ngerjain apaan,, dan ternyata di windows 7 gak ada menu recent document seperti di windows XP.. helep mii pliss..

Secara default di windows 7, menu Recent Document tidak tampil atau belum aktif, 
Untuk menampilkannya ikuti langkah berikut ini :


Klik kanan pada Start ( Logo Windows 7 )
Klik pada Properties
Klik pada Customize (  tab Start Menu )
Scroll ke bawah untuk menemukan Recent Items, beri centang / ceklist kalau sudah ketemu
Klik OK, OK

Sekarang Klik tombol Start (logo windows),dan perhatikan, disana sudah ada menu Recent Items
Semoga bermanfaat      
source : www.komputertipstrik.blogspot.com

Wednesday, February 13, 2013


Learning from yesterday...
Ini adalah catatan & pemikiran berdasar pengalaman selama saya bekerja di sebuah perusahaan.
Basically saat saya bekerja di sana, manajemen perusahaan memang dalam kondisi kurang teratur. Hampir semua bidang diatur dengan seadanya. Tidak ada perubahan, masih seperti yang dulu. Bahkan pada saat perusahaan ini berusia hampir 3 dekade. Pada kurun 1980-an pada saat persaingan di industri transportasi belum seketat sekarang, perusahaan fokus dalam bidang pengangkutan container maupun cargo ringan. Perusahaan menikmati masa keemasan dan meraih keuntungan finansial yang cukup baik. Situasi sosial politik dalam negeri yang relatif stabil juga memberi dukungan. Pesaing tidak banyak dan biaya tenaga kerja masih murah. Perusahaan juga mampu meregenerasi armada secara bertahap. Walau dalam pandangan saya, regenerasi  masih dilakukan tanpa pertimbangan matang manyangkut masa depan bisnis dan kondisi persaingan di masa datang. Perusahaan juga tidak mempertimbangkan perlunya perusahaan memiliki diferensiasi bisnis agar dapat bertahan dan berkembang. Dalam hemat saya, perusahaan sungguh menikmati keberuntungan dalam periode ini.

Thursday, February 7, 2013

SEORANG PRIA DENGAN 18 GELAR AKADEMIS DAN PROFESI !

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgtK242aYk7A4SBa1OXfpvWB9_-bp4WCFP3Yk8ujrqz679zh_uyZQ4LCJqhqnhG8ZBEIS5T9M8QY2Emp70bOaq20wufZP1px1SJIqPKcX3cd9ZBVID3jaqKEYQKsjm7r24TikvM7eKiQiM/s400/welin+kusuma+orang+Indonesia+mempunyai+akademis+terbanyak.jpg
Ini orang gila sekolah, atau memang punya niatan untuk memotivasi orang lain agar rajin sekolah atau kuliah yah...Ternyata ada orang Indonesia yang punya gelar akademis banyak bener....sampai namanya aja gak ada apa-apanya panjangya dibandingkan dengan gelarnya.

Hitung sebentar gelar di belakang nama Anda? Satu, dua, atau tiga? Buat Welin Kusuma, gelarnya tidak cukup jika dihitung dengan sepuluh jari tangan. Pasalnya, dia punya 18 gelar akademis dan profesi. Dia butuh waktu 13 tahun untuk mengumpulkan gelar-gelar itu di berbagai kampus di Surabaya.

 

Welin Kusuma, 31, mengeluarkan satu per satu ijazah dari dalam tas ranselnya. Saat ditata di atas meja, tinggi tumpukan ijazah itu hampir sejengkal. Maklum, pria asal Kendari tersebut memiliki 18 gelar akademis dan profesi. Rinciannya, dia menyandang delapan gelar sarjana, tiga gelar magister, dan tujuh gelar profesi.

”Ini salinan sertifikat Muri (Museum Rekor-Dunia Indonesia) yang saya dapatkan April lalu,” tutur Welin yang ditemui di Hotel Mercure, Surabaya, kemarin (12/10). Pada penghargaan itu, tertulis nama Welin Kusuma ST, SE, SSos, SH, SKom, SS, SAP, SStat, MT, MSM, MKn, RFP-I, CPBD, CPPM, CFP, AffWM, BKP, QWP. Saking panjangnya gelar yang menyertai, nama tersebut sampai ditulis dalam tiga baris.

Welin telah mengurutkan gelar-gelar tersebut sesuai dengan periode pendidikan yang ditempuhnya mulai 1999– 2012. Setelah lulus dari SMAN 1 Kendari, dia langsung melanjutkan ke jurusan teknik industri di Ubaya pada 1999. Lima tahun kemudian, dia mendapatkan gelar sarjana teknik (ST) pada 2004.

Saat semester lima di jurusan teknik industri atau pada 2001, Welin mengambil jurusan ekonomi manajemen di STIE Urip Sumoharjo. Pada 2002 dia mengikuti perkuliahan di jurusan ilmu hukum Unair dan jurusan administrasi negara di Universitas Terbuka (UT). Seolah haus dengan dunia pendidikan, pada tahun yang sama Welin mengambil jurusan teknik informatika di Sekolah Tinggi Teknik Surabaya (STTS).

”Pada 2003 saya mengambil jurusan sastra Inggris di UK Petra,” tutur pria kelahiran Makassar itu. Dia juga menempuh pendidikan S-1 di Universitas Terbuka pada jurusan administrasi publik dan statistik.

Pendidikan magister teknik industri ditempuhnya di ITS pada 2004. Welin kemudian meraih gelar magister sains manajemen (MSM) dan magister kenotariatan (MKn) di Universitas Airlangga (Unair). Pria 31 tahun tersebut sengaja mengambil program magister di perguruan tinggi negeri untuk mendapatkan pendidikan yang lebih bermutu.

Pendidikan profesi yang pernah dia dapatkan adalah registered financial planner Indonesia (RFP-I), certified professional in brand development (CPBD), certified professional in product management (CPPM), certified financial planner (CFP), affiliate wealth manager (AffWM), bersertifikat konsultan pajak (BKP), qualified wealth planner (QWP), dan certified professional human resource (CPHR). ”Gelar profesi itu berkaitan dengan manajemen, keuangan, dan perpajakan,” urainya.

Selama menjalani pendidikan tersebut hampir tiap tahun, dia menempuh sampai seratus SKS tiap pekan. Bahkan, dia pernah menempuh 111 SKS dalam satu semester genap pada periode Februari–Agustus 2003. Saat itu Welin menempuh kuliah di lima jurusan S-1 sekaligus. Yakni, teknik industri Ubaya (9 mata kuliah/MK-24 SKS), ekonomi manajemen STIE Urip Sumoharjo (4 MK-11 SKS), administrasi negara UT (10 MK-28 SKS), teknik informatika STTS (9 MK-25 SKS), dan hukum Unair (7 MK-23 SKS).

Welin memperoleh rekor Muri yang kedua atas 111 SKS yang ditempuhnya. Penghargaan tersebut dia dapatkan pada Agustus lalu. Dia menuturkan, setiap hari dirinya mengikuti kuliah mulai pukul 07.00 dan baru selesai pada pukul 22.00. Bahkan, pada Sabtu dan Minggu dia juga mengambil kuliah. Misalnya, jurusan ilmu hukum di Unair yang dia tempuh di kelas ekstensi.

Padatnya jadwal kuliah itu membuat dia pontang-panting dari satu kampus ke kampus lain. Bahkan, dia harus pintar-pintar menyesuaikan jadwal perkuliahan pada satu jurusan agar tidak bertabrakan dengan jadwal kuliah di jurusan lain. ”Saya sediakan buku khusus untuk mencatat jadwal kuliah agar lebih cermat,” tutur pria berkacamata tersebut.

Namun, sepandai-pandainya mengatur jadwal, anak kedua di antara tiga bersaudara itu menemui jadwal yang benar-benar mepet. Saat itu, pada 2003, dia mengambil kuliah di jurusan sastra Inggris UK Petra dan teknik komputer STTS. Di UK Petra ada jam kuliah mulai pukul 13.30–15.30. Pada hari yang sama di STTS dia harus mengikuti kuliah pada pukul 15.00–18.00.

Dengan terpaksa Welin harus izin untuk keluar kelas dari perkuliahan UK Petra pada pukul 15.00. Dia pun memacu kendaraannya dari Jalan Siwalankerto untuk segera mengikuti kuliah di STTS, Jalan Ngagel Jaya Tengah. Dia baru bisa masuk ke dalam kelas itu pukul 15.35. Karena batas toleransi keterlambatan hanya 30 menit, dia tidak diperkenankan masuk ruang kuliah. ”Selama satu semester itu saya terlambat empat kali. Untung, masih batas toleransi,” tuturnya.

Lantaran kuliah di beberapa tempat yang berbeda, Welin beberapa kali bertemu dengan dosen yang sama. Dosen tersebut memang mengajar di dua kampus berbeda. ”Dosen itu jadi ingat terus sama saya,” ceritanya lantas tertawa.

Anak pasangan Onny Kusuma-Sisilia Chandra tersebut telah menuntaskan semua pendidikan yang dia tempuh. Terakhir, dia baru saja menyelesaikan kuliah di jurusan teknik informatika STTS pada 2012. Itu pendidikan paling lama yang dia tempuh, yakni sepuluh tahun. Dia menuturkan, cukup sulit lulus dari STTS karena harus bisa membuat aplikasi yang bagus dan teruji. ”Saya memang tidak mau main-main dengan tugas akhir saya. Harus bagus,” tegasnya.

Dia pernah mendapatkan surat peringatan akan dikeluarkan dari STTS karena tak segera menyelesaikan studi. Surat yang sama pada awal 2011 itu juga dia terima saat menempuh pendidikan magister sains manajemen di Unair. Namun, akhirnya Welin berhasil menyelesaikan studi di magister sains manajemen pada September 2011. Di STTS dia telah yudisium pada Februari lalu. ”Waktu dapat surat peringatan DO (drop out, Red) itu, saya sempat down. Pusing,” ucapnya.

Welin mengungkapkan, minatnya untuk menempuh aneka pendidikan tersebut didorong keinginan untuk menjadi konsultan. Cita-cita itu telah muncul sejak kecil. ”Konsultan apa? Hmmm, konsultan yang terintegrasi,” tuturnya.

Dalam bayangannya, seorang konsultan terintegrasi bisa memberikan pandangan dari banyak perspektif. Mulai hukum, ekonomi, hingga keuangan. Saat ini dia menjadi konsultan pajak lantaran punya gelar BKP.

Namun, pekerjaan resmi yang dia tekuni sekarang adalah bidang sistem informasi pada sebuah perusahaan di kawasan Rungkut Industri. Welin mengaku pernah pula bekerja di bidang properti dan perbankan. ”Dari bekerja itu pula biaya pendidikan saya tanggung sendiri,” ucapnya. Dia membiayai sendiri sebagian besar pendidikan yang dia tempuh sejak 2004.

Setelah 13 tahun menempuh pendidikan dan mendapatkan 18 gelar itu, Welin berencana menempuh pendidikan lagi. Dia ingin mengambil program doktoral. Namun, sama dengan tahapan pendidikan di tingkat sarjana dan magister, Welin tak mau main-main dengan kampus yang dipilih. ”Mau cari yang negeri atau yang bagus. Tetapi, saya masih menyesuaikan jadwal kerja,” katanya.

Sebenarnya, dia baru saja memperoleh gelar profesi CPHR (certified professional human resource). Jadi, bisa dibilang gelar Welin kini menjadi 19 buah. ”Saya ingin berbagi dengan orang lain. Mungkin semacam memberikan motivasi,” terangnya.

Monday, January 21, 2013

Daftar prefix number operator seluler di Indonesia

Simpati : 0812, 0813, 0811
As : 0852, 0853
Mentari : 0815, 0816, 0858
Im3 : 0856, 0857
XL : 0817, 0818, 0819, 0859, 0878
Three : 0896, 0897, 0898, 0899
Axis : 0831, 0838
Fren : 0885, 0886, 0887, 0888
Smart : 0881, 0882, 0883, 0884

Prefix number tidak berlaku untuk produk fixed wireless seperti Flexi, Esia, Starone, Hepi

Friday, January 11, 2013



Certified Professional Human Resources

 

Latar Belakang
Certified Professional Human Resource (CPHR®) adalah program teregistrasi yang menggunakan kurikulum standar yang tinggi yang telah di-benchmark terhadap Harvard Business School dan Human Resource Certification Institute, USA., Columbia Southern University, Walden University, and Saratoga Institute, USA. Program ini dirancang untuk profesional di bidang sumber daya manusia yang berpengalaman dengan minimum pengalaman 3 tahun di bidang sumber daya manusia. Dengan mengambil program ini merupakan cara cerdas untuk menjadi bersertifikat di bidang sumber daya manusia.
CPHR menyiapkan Anda menjadi generalis di bidang sumber daya manusia (HR Generalist) yang menjamin pengelolaan sumber daya manusia berjalan secara efektif dan memberikan dukungan penuh untuk mencapai tujuan organisasi, menjamin perbaikan berkelanjutan tetap terjaga dalam Manajemen Sumber Daya Manusia.
Manfaat program ini bagi karyawan :
- Membangun pengetahuan dan keterampilan manajemen sumber daya manusia.
- Mencerminkan pencapaian profesional.
- Meningkatkan kemajuan dan peluang karir.
Manfaat program ini bagi perusahaan:
- Memperkuat kompetensi manajemen sumber daya manusia.
- Menunjukkkan komitmen profesional.
- Mengatur standar untuk sumber daya manusia yang berkualitas.

Materi Pembelajaran
Strategic HR, effective recruitment, compensation, HR development, career development, health, safety & security, performance management, HR metrics, international standard of HR practices, and measuring Human Resource effectiveness. Materi pembelajaran disampaikan dalam Bahasa Indonesia.

Silabus Certified Professional Human Resource
1. Strategic Management
1.1 Strategic Role in HR Management
1.2 Strategic Planning Process
1.3 External factor of HR
1.4 Organization Structure and Internal HR Partners
1.5 Ethical Issues Of HR
1.6 HR Competency Profile
1.7 Workshop/Case Study: HR Strategic Planning
2. Effective Recruitment
2.1 Internal Workforce
2.2 Job Description and Competency Model
2.3 Recruitment
2.4 Selection
2.5 Employment Practices and recording
2.6 Flexible Staffing
2.7 Organizational Exit
2.8 Workshop/Case Study: Effective Recruitment Strategy
3. Overview Safety and Security3.1 Health, EAPs Program
3.2 Safety First and Emergency Response Plan
3.3 Effective Security System
4. Compensation and Benefit
4.1 Total compensation and the strategic focus of the organization
4.2 Pay Administration
4.3 Compensation System
4.4 Intro to Benefit Program
4.5 Compensation and Benefit for International Employees
4.6 Evaluating Total Compensation and Benefit
4.7 Workshop/Case Study: Job Evaluation and Designing Salary Structure
5. Human Resource Development
5.1 Application of Adult Learning and Motivation
5.2 Training Need Analysis
5.3 Designing HRD Program
5.4 Implementation Strategy
5.5 Measure and Improve the Impact of HRD Program
5.6 Workshop/Case Study: Show Your Training ROI
6. Talent Management
6.1 Career Development
6.2 Succession vs Replacement
6.3 Workshop/Case Study: HR Mapping
7. Effective Performance Management System
7.1 Evidence Based Performance Management
7.2 Designing Rating & Tracking Systems.
7.3 Workshop/Case Study: Designing Measurable and Verifiable Performance Appraisal
8. International Standard of HR Practice
8.1 International Standard on Employee Relation
8.2 Workshop/Case Study: Standard Compliances
9. HR Metrics & Scorecard
9.1. World Class HR Metrics.
10. Measure & Improve Your HRM Effectiveness.
10.1 Workshop/Case Study: Revenue per Employee
11. Course Integration and Discussion

12. Certification Test

Gelar : Certified Professional Human Resource (CPHR®)
Pada saat Anda menyelesaikan seluruh materi pembelajaran dan lulus dari ujian pada akhir dengan passing grade 60 sesi maka Anda akan mendapatkan gelar sebagai CPHR.
Waktu/ Tempat Pelatihan
Waktu: 17-19 Juli 2012 Pukul 08:00 – 17:00
Tempat: Ground Floor - Menara Hijau Tower, Jl. MT Haryono Kav 33 Jakarta
Biaya Pelatihan
Rp. 13.500.000,- / peserta untuk materi pelatihan, tes sertifikasi dan sertifikat CPHR.
Gratis Blacberry Gemini 8520 untuk pembayaran 2 minggu sebelum training berlangsung.
Gratis Materi Pelatihan
- SOP HR yang lengkap
- Formula HR Scorecard yang lengkap dalam CD

Trainer
Yon Nofiar, CSPHR®, CPI®, Psychologist, and Certified Behavioral Consultant dengan pengalaman 21 tahun dalam bidang HR. Member aktif di berbagai organisasi internasional seperti Society for Human Resource Management-USA,  Performance Management Association (PMA)-UK, American Society for Training and Development (ASTD),  dan Human Resource Benchmarking Association. Spesialisasi dalam  HRM Audit, Strategic HR, dan Competency Assessment. Sebagai facilitator yang telah melatih ribuan profesional di bidang sumber daya manusia dan asesor dari perusahaan nasional dan multinasional. Sebagai pengarang yang telah mempublikasikan Grapho-Cards Handwriting Analysis dan Handbook of DISC, Alat Ukur Perilaku Kerja.

Pendaftaran
Singapore Office:

32 Maxwel Road #03-07 White House
(65) 6323 1739, Singapore 069115
Email: qqsg@qqinternational.com

Indonesia Office:
Jl. Kemang Pratama Raya Blok AN 34
Bekasi Indonesia 17116
(62) 21 - 82421111, Fax (62) 21 - 82429456
Email: qqid@qqinternational.com
Contact Person: Agus atau Anto

Testimonials
“SDM adalah faktor penentu keberhasilan perusahaan, kita semua tahu itu, bagaimana merancang kegiatan SDM yang mampu mendorong pencapaian keberhasilan perusahaan adalah kekuatan utama program CPHR ini”, R. Andy Herdanarto, CPHR., VP. Personnel Development Management, PT. Indosat Tbk. (Batch 8)
"Program CPHR yg saya ikuti ini mampu untuk mengajak kita sebagai pengelola SDM yang merupakan Asset yang sangat bernilai di perusahaan tidak lagi merupakan slogan, tapi sebuah kenyataan”, Alex Pudjianto, SE., MM.,CPHR., Assistant Deputy Director HR Planning and Dev., PT. Angkasa Pura I. (Batch 10)
"Program ini telah meningkatkan pemahaman dan wawasan saya untuk mampu berfikir secara komprehensif dan terpadu dalam mengelola Human Resource” Ir. Sumarko, CPHR., Former General Manager HR Division, PT. Astra Honda Motor. (Batch 13)
“Banyak hal yang saya dapat dan merangsang saya untuk mengaplikasikannya. Materinya bagus, dikemas dengan luar biasa”, Indra Nirmala Hediaprawira, CPHR., HR Manager PT. Batamindo Investment Cakrawala. (Batch 22)
“Training yang praktis, komprehensif dan perlu, sangat baik untuk HR maupun non HR”, Wien Aswantoro Waluyo, CPHR., Dep Sr General Manager, HR Center PT. Telkom.(Batch 26)
“Workshop ini membantu saya sebagai pendatang baru di dunia HRD. Setelah mengikuti saya makin menyadari akan arti penting pengelolaan HR di suatu perusahaan utk mencapai visi dan misinya”, Hadi Suprayitno, CPHR, HRD Group Head, PT. Tugu Pratama Indonesia. (Batch 54)

“Pelatihan ini sangat relevan dan mendukung pemahaman saya untuk lebih mengetahui positioning dari perusahaan kami dan kemana pengelolaan SDM harus bergerak agar tetap survive pada waktu-waktu ke depan”, Dani Rusli Utama, CPHR, Direktur SDM & Admin, PT. Jakarta International Container Terminal (Batch 60)
“Materi dan cara penyampaian CPHR menarik minat saya untuk lebih banyak mempelajarinya. Banyak pengetahuan yang baru yang dapat saya peroleh dari training ini yang membuat saya lebih mantap untuk memberikan dan meneruskannya kepada mahasiswa saya”, Emmy Mariatin, Ph.D., M.A., Psikolog, CPHR, dosen Universitas Sumatera Utara, dan Direktur Embara Psycho Consultant. (Batch 60).